PRESS RELEASE, 8 NOPEMBER 2002

 

CAVR AKAN MENYELENGGARAKAN AUDENSI PUBLIK NASIONAL 11 – 12 NOVEMBER 2002

 

“ 13 SAKSI SIAP MEMBERIKAN KESAKSIANYA

 

 

Regulasi no. 10/2001 memberikan mandat kepada Komisi Penerimaan, Kebenaran dan Rekonsiliasi (CAVR) untuk melakukan proses pencarian kebenaran terhadap kekerasan dan pelanggaran HAM yang terjadi dalam konteks politik  Timor Lorosae antara tahun 1975  -  1999.  Dalam proses pengungkapan kebenaran dimaksud Komisi dapat mengunakan berbagai metode, salah satunya adalah sidang publik ( public Hearing ).   Menurut rencana Komisi akan melakukan sidang publik pertama bagi mereka yang mau memberikan kesaksianya kepada Komisi pada tgl 11 – 12 November 2002.

 

Tujuan Audiensia CAVR dimaksud adalah :

Pemulihan sosial dan rehabilitasi korban melalui pengakuan publik tentang penderitaan yang dialami; 

Pendidikan publik tentang hak asasi manusia, khususnya “harga” yang dibayar manusia yang menjadi korban pelanggaran HAM

Klarifikasi tentang pelanggaran HAM yang telah terjadi di masa lalu, faktor penyebab dan pola yang terjadi

Rekonsiliasi melalui kebenaran

 

Calon saksi yang akan dihadirkan untuk memberikan kesaksiannya pada  Audensia ini berjumlah 13 orang, yakni 9 0rang pria dan 4 orang wanita.  Mereka berasal dari 13  Distrik di Timor Lorosae.  Mereka merupakan orang-orang yang telah memberikan kesaksianya kepada CAVR saat pengambilan kesaksian (stetment ) yang dilakukan oleh staf dan Komisaris Regional di Sub Distrik dimana Komisi bekerja. 

 

Kesaksian dari ke 13 saksi akan berkisar antara kekerasan berupa pembunuhan, penahanan dan penyiksaan, penyerangan dan penghancuran harta benda, pemerkosaan pemindahan secara paksa, penyiksaan, pemerkosaan  dan perkawinan paksa.

 

Ketua Komisi Aniceto Guterres mengatakan bahwa audensi ini merupakan audensi pertama yang dilakukan di Tingkat Nasional.  Audensi lain masih tetap akan dilakukan oleh Komisi baik di tingkat Nasional maupun di tingkat Distrik dan Sub Distrik. Komisi yakin bahwa banyak orang yang ingin memberikan kesaksianya tentang kekerasan yang dialami kepada Komisi di masa-masa mendatang selama masa kerja Komisi. Audensi semacam ini dilakukan untuk mendengarkan kesaksian masyarakat tentang pelanggaran HAM yang terjadi di Timor Lorosae antara tahun 1975 – 1999. 

 

Acara sidang publik ini akan dimulai pada pukul 09.00 – Selesai.  Menurut rencana Presiden Parlemen Nasional, Sr. Francisco Guterres  “ Lu Olo” akan memberikan sambutanya pada pembukaan sidang publik ini.  Pada hari pertama tgl 11 November 2002,  8 orang saksi akan menyampaikan kesaksian dan pada hari kedua akan dilanjutkan dengan 5 orang saksi lainya. Pada tgl 12 November 2002 sidang akan ditutup dengan Missa sekali gus perarakan ke Cemetery Santa Cruz guna melakukan tabur bungga bagi para arwah yang telah gugur pada peristiwa massacre santa Cruz 12 November 1991.

 

Audensi ini terbuka untuk umum, kami persilahkan kepada masyarakat luas yang ingin berpartisipasi pada audensi ini untuk mengambil bagian pada audensi dua hari dimaksud .  Radio Timor Leste akan menyampaikan seluruh kegiatan secara langsung dari Auditorium kantor Ex Kompleks CNRT/UNAMET Balide Dili.

 

 

 

Hal-hal yang kurang jelas menyangkut teknis pelaksanaan Audensi Vitima Nasional, informasi lebih jelas dihubungi Media Officer Lamartinho de Oliveira dan Jose Caetano Guterres (Public Information-CAVR Dili Timor Leste) MB: 0418894852 Email: Info@easttimor-reconciliation.org. Website:www:easttimor-reconciliation.org